Tips Agar Pengajuan Kredit Disetujui

3/18/2012 Labels:
Tips-tips Agar Pengajuan KPR Disetujui Oleh Bank

Pada dasarnya, pembelian rumah itu gampang-gampang susah. Setidak nya harus ada kesesuaian dengan 3 K, Yaitu : Keinginan, Kebutuhan, dan Kemampuan keuangan. Hal yang sering terjadi adalah keinginan dan kebutuhan akan umah sudah pasti ada, namun kemampuan keuangan yang tidak memadai selalu menjadi hambatan terakhir. Salah satu cara agar terpenuhi adalah dengan memilih Kredit Kepemilikan Rumah atau yang di kenal dengan KPR yang disediakan oleh Bank diindonesia pada umumnya.Terkadang banyak orang yang begitu awan tentang dunia KPR sehingga tidak sedikit pula pengajuan kreditnya di tolak pihak Bank yang mungkin saja tidak memberikan alasan yang jelas mengapa permohonan itu di tolak.

Berikut ini adalah tips agar permohonan kredit di setujui :

1. Mempunyai Penghasilan
Pihak Bank sangat mengutamakan agar orang yang ingin mengajukan kredit harus mempunyai penghasilan, Bisa berupa Gaji atau dari Bisnis/usaha dan besarnya cicilan biasanya sepertiga dari penghasilan. Disaat pengajuan kredit, calon kreditur dapat menggabungkan penghasilan mereka dengan suami/istri sehingga dapat menambah besaran pengajuan KPR(sering disebut JOIN INCOME)

2. Ada / memiliki tabungan rutin / aktif kurang lebih 3 s/d 7 bulan terakhir.
Umumnya tabungan yang di peroleh dari calon debitur bersumber dari Gaji yang diterima dan terkang malah perlu dukungan surat keterangan kerja dari kantor. Namun bila anda seorang pengusaha atau enterpreneur, maka siapkan laporan keuangan anda dan biasanya Bank meminta laporan keuangan 2 tahun terakhir.

3. Mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Umumnya pula, Bank penyedia KPR mewajibkan calon debitur nya mempunyai Kartu NPWP. Bila saat ini anda belum mempunyai kartu NPWP, maka segeralah buat dengan mendatangi Kantor Pelayanan Pajak(KPP) setempat sesuai dengan Identitas tempat tinggal anda.

4. Pastikan bukan masuk anggota BLBI.
Untuk BLBI disini bukan berarti Bantuan Likuiditas Bank Indonesia, akan tetapi Black List Bank Indonesia. Jika anda pernah kredit di bank dan pembayarannya tidak lancar lebih dari 2 tahun berturut-turut, secara otomatis anda masuk daftar hitam / BLBI tersebut.

5. Lengkapi identitas diri dan alamat tempat tinggal sesuai.
Tambahkan foto copy KTP pemohon, KTP pasangan, Surat Nikah, dan Kartu Keluarga. Bagi anda yang masih single cukup lampirkan foto copy KTP dan Kartu Keluarga saja.

6. Ajuakan Permohonan KPR ke beberapa Bank.
Terkadang saat pengajuan kredit kita hanya mengajukan di bank tertentu saja dengan harapan pengajuan tersebut diterima. Padahal sangat disarankan untuk mengajukan KPR tidak hanya satu Bank saja, melainkan coba beberapa Bank sekaligus, minimal tiga Bank. Hal ini dikarenakan pihak Bank yang menyetujui KPR yang diajukan adalah seorang manusia juga dan tiap manusia pasti punya subyektifitas sendiri-sendiri. Jadi penilaian di tiap-tiap Bank terkadang berbeda sehingga jika memang memungkinkan mengajukan kredit ke lebih banyak Bank maka hasilnya pun akan semakin baik sesuai harapan

7. Ajukan KPR di minggu terakhir.
Kenapa? Hal ini adalah merupakan trik dan hal ini pula yang terkadang menjadi pertimbangan dalam pengajuan KPR sehingga ketika mengajukan KPR, disarankan dilakukan pada minggu ketiga sampai keempat, karena biasanya pihak Bank mengejar target sehingga mudah disetujui.

8. Ajukan KPR pada Bulan Januari atau awal tahun.
Paling ideal pada bulan tersebut juga sangat menentukan akan keberhasilan pengajuan kredit. wajar jika sudah mengajukan kredit dibulan Desember dan tidak disetujui dan memang susah mendapatkan kredit dibulan tersebut, karena biasanya mereka siap-siap tutup buku. maka pada awal tahun lah kemungkinan besar saat yang tepat untuk mengajukan KPR.

Mudah-mudahan artikel ini dapat bermanfaat dan dapat menambah wawasan bagi umat manusia yang ingin memiliki rumah. sukses selalu untuk anda semua.




0 comments:

Post a Comment

 
CLUSTER HARMONI MAS © 2012 | Designed by PT.Icon Cipta Bersama | Blogger Template by VALENTONI